Kamis, November 15

DAKWAH GAUL???? DIKALANGAN REMAJA???????????
OLEH : Fifit Fitriansyah

Seperti yang kita ketahui, bahwa dakwah adalah berupa ajakan atau seruan kepada kebaikan, yang merubah dari yang apa adanya menjadi yang seharusnya. Tetapi permasalahannya, gimana sich cara yang enak buat ngajak orang lain, terlebih lagi orang terdekat kita untuk mengikuti syariat Islam namun tidak terkesan menggurui??
Ada syair mengatakan:
Belajar di waktu kecil bagaikan mengukir di atas batu
Belajar ci waktu dewasa bagaikan mengukir di atas air
Begitu halnya dengan dakwah, jika kita mengajak kepada anak-anak jauh lebih mudah, karena apa yang diperintahkan ia lakukan, ketimbang kita menyeru kepada orang dewasa. Di mana mereka telah memiliki cara berpikir yang bermacam-macam. Lantas jika begitu, metode apakah yang paling efektif untuk berdakwah dikalangan remaja?? Apalagi remaja sekarang yang notabene dekat dengan pergaulan bebas yang hampir tidak ada batas. Berbicara mengenai metode, maka kembalikanlah kepada ayat Al-Qur’an surat An-Nahl ayat 125 yang artinya

125. Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.

Masalahnya masa remaja adalah masa transisi di mana masa mulai berkembangnya cara berpikir seorang anak manusia yang sulit untuk dikendalikan, mereka cenderung mengikuti hawa nafsunya tanpa memperdulikan apa dampak dari perbuatan itu. Maka dari itu, sebagai ahli dakwah kita harus memabuat kiat atau cara berdakwah di kalangan mereka agar mudah diterima.
Banyak cara untuk berdakwah, diantaranya, melalui mimbar dan media. Media pun banyak macamnya, ada media elektronik, seperti radio, Tv, film dan internet, dan juga media cetak, seperti majalah-majalah atau surat kabar Islami seperti republika.
Kita kembali ke topik awal, lantas bagaimana atau cara apa yang digunakan untuk berdakwah dikalangan remaja??. Kayanya bisa dibilang “Dakwah Gaul”, maksudnya dengan cara mengikuti bahasa dan gaya mereka. Walaupun tetap tidak keluar dari syariat Islam. Misalnya, jika kita berdakwah melalui mimbar, maka gunakanlah bahasa yang gaul, dan mudah dimengerti, dan diterima mereka. Juga pemilihan materi, hendaknya diperhatikan, yaitu hendaklah memilih materi dakwah yang bersifat menyentu dan mengajak, bukan menakut-nakuti. Dan janganlah memposisikan dirikan diri kita sebagai seorang pendakwah, karena dengan begitu, meraka akan merasa di gurui. bersikaplah seperti teman dengan mereka, dan yang terpenting juga pahamilah keadaan psikologis mereka.
Jika melalui media pun hampir sama, misalnya, jika melalui tv, bisa dengan membuat film, maka buatlah film yang Islami dengan tanpa menambahi dan mengurangi dari realita saat ini, juga tentunya sesuai dengan syariat Islam.
Perlu pendekatan secara pribadi dan mendalam, jika berdakwah di kalangan remaja. Yang intinya dakwah di kalangan remaja haruslah menyesuaikan kondisi yang mereka alami. Berikan mereka sentuhan dengan bahasa yang menyenangkan sehingga tidak membuat mereka bosan.
Pepatah mengatakan:
Tak ada batu yang tak berlubang jika di tetesi air terus menerus
Begitupun dengan hati manusia, sekeras-kerasnya hati tidaklah sekeras batu. Jadi pada prinsipnya seburuk apapun pergaulan remaja saat ini, akan dapat di rubah dan di atasi jika kita mau merubahnya, tinggal bagaimana cara kita merubah dan mengatasi semua itu.

So’ dakwah gaul??? di kalangan remaja??????????
Ehmm,,,,,,cara yang buaguuz banget tuch!!!!!!!!!!!!!!

Tidak ada komentar: