Senin, November 19

GIMANA SICH, CARANYA MELERAI AMARAH??????????
oleh:Halimatussa'diyah


“Ya jama’ah, shalli ‘alan nabi, shalli ‘alan nabi !. Cara menurunkan amarah seseorang adalah dengan mengajaknya membaca shalawat. Entah riwayatnya dulu bagaimana. Misalnya di seluruh Mesir jika ada orang bertengkar atau marah, cara melerai dan meredamnya pertama-tama adalah dengan mengajak membaca shalawat. Shalli ‘alan nabi, artinya bacalah shalawat ke atas Nabi. . (Habiburahman, ayat-ayat cinta, hal.44)
Cara ini biasanya manjur. Justru kalau ada orang sedang marah lantas kita bilang padanya, La taghdhab! Yang artinya, jangan marah, terkadang malah akan membuat ia semakin marah. Jika kita di suruh bershalawat kita harus bershalawat, karena tiada yang lebih bakhil dari orang yang mendengar nama Nabi, atau di minta bershalawat tapi tidak mau mengucapkan shalawat.
Ayo…siapa yang mau jadi orang bakhil? Ih celeeemmm!!! Makanya jika kita diminta bershalawat kepada Baginda Nabi Muhammad SAW, ya kita shalawat, jangan malah diem aja, kalau perlu kita perbanyak shalawat dan kita suruh orang untuk ikut bersama-sama bershalawat. Uh…Subhanallah indah banget khan jika semua orang bershalawat kepada Baginda Nabi Muhammad SAW.
Dengan mengajak bershalawat Insyaallah bisa melerai amarah. Jangan malah kita ‘komporin’ biar terus bertengkar, kebanyakan orang kalau melihat ada yang berantem, buka di pisahin eh.. malah di kompor-komporin, bahkan di jadiin ladang taruhan. Uuh… Astaghfirullah hal’adzhim.
Setelah kita ajak bershalawat dan amarah kedua pihak mulai mereda, terus kita ajak bicara baik-baik, agar kedua pihak dapat memecahkan masalahnya dengan kepala dingin dan kekeluargaan. Posisi kita adalah jadi penengah agar kedua pihak berdamai dengan baik, bukan jadi penengah yang ngomporin mereka biar terus bertengkar.
Dengan begitu semua masalah dapat di selesaikan dengan baik dan kedua pihak dapat berdamai dengan baik juga, kita senang semua senang Subhanallah…Halimah

Tidak ada komentar: